komentar buku remang remang
Menurut buku Remang-remang dari dosen
saya Setia Naka andrian yang saya baca ini yang berjudul MENAKAR HAKIKAT PENSI
SEKOLAH. Pendapat pribadi saya sangatlah setuju,karena memang dalam mengundang
band-band papan atas ,dan bahkan tidak hanya satu bintang tamu, sekolah
tertentu dengan sangatlah mudah mengundang tiga atau empat band berkelas
nasional. Mungkin hanya orang yang elit-elitlah yang bisa mengundang band-band
tersebut,dan karena memang ekonominya yang cukup memadahi serta mudah
menghabiskan ratusan juta demi merayakan hari jadi sekolah pentas seni. Mungkin
memang sudah tradisi orang-orang elit dan melakukan pentas seni tersebut,
bahkan bisa di lakukan dalam waktu satu tahun sekali dan hanya memikirkan
kesenangan sesaat saja. Padahal bukan berarti mengundang band-band atau artis papan atas itu bisa
mengembangkan karya karya siswa itu sendiri dan membuat sekolah itu menjadi
lebih terkenal dan maju. Menurut saya tidak, karena alangkah baiknya pada saat
hari jadi sekolah yang menampilkan pensi tersebut adalah para siswa, karena kan
tidak mungkin dalam sekolahan itu tidak ada siswa yang mempunyai bakat, entah
itu menyanyi,nari,seni dll. atau sebagainya. Bahkan di zaman seperti saat ini
banyak siswa yang berbakat dalam melakukan suatu hal,apa lagi dalam merayakan
hari jadi sekolah atau pensi untuk menampilakan dengan memperkenalkan sekolahan
tersebut agar bisa lebih maju. Tetapi,saya sebenarnya kurang setuju dengan adanya
pentas seni tersebut, seharsnya dinas pendidikanlah dan staf karyawan-karyawan
ikut serta aktif dalam kegiatan tersebut. merancang kegiatan tersebut untuk
siswanya agar lebih bisa aktif dan mengembangkan bakat para siswa. Di dalam hal
tersebut memang sangatlah susah untuk
menghilangkan tradisi dari orang orang elit. Karena memang sudah tradisi dan
sering dilakukan. Dan semua itu akan menghabiskan dan memboroskan uang lebih
banyak lagi dan malah menjadikan
band-band papan atas dan artis artis lokal lebih dapat leluasa untuk mempromosikan
band merekan dan nama mereka lebih tinggi,juga menambahi jam terbang mereka. Namun,sejatinya pensi itu
di tujukkan untuk siswa atau artis artis berkelas itu. Bukankan jam terbang
mereka sudah banyak melalui festival festival dan kegiatan kegiatan yang lebih
besar dari pensi sekolah tersebut.
Bahkan malah lebih mahal dalam pembayarannya ketimbang acara di sekolahan. Buat
apa siswa melaksanakan kegiatan pentas seni yang besar-besaran yang
menghabiskan banyak biaya dan juga pikiran kalau ujung ujungnya hanya memberi
ruang mewah,panggung megah bagi para seniman berkelas nasional. Itu malah akan membuat siswa tidak menjadi
berkembang. Tetapi, dengan kesenian,seorang siswa diidamkan akan tumbuh menjadi
insan generasi penerus yang beradab. Bakat dari seorang siswa akan muncul
dengan adanya segenap aktivitas dalam setiap momen pensi di sekolah. Lalu
kenapa siswa harus ikut ikutan,kenapa pula guru harus kehilangan jam
mengajarnya seta kewajibannya memberikan
ilmu kepada siswanya malah menghabiskan waktu untuk pengelolaan diri sebagai
pembelajarnya,hanya untuk persiapan menyambutnya band band papan atas dan artis
lokal. Alangkah lebih baiknya juga dinas pendidikan juga memberikan masukan
dalam mengurangi atau bahkan menutup akses untuk mengundang artis berkelas
nasioal. Jika tidak,apa jadinya generasi muda kita nanti?jika siswa dalam
posisi itu ikut di jadikan sebagi pekerja dalam pensi sekolah tersebut. Dan juga sebagi pelayan
semata,sebatas tim hore tepuk tangan semata. Maka dari itu kita sebagi pemuda
dan penerus bangsa kita harus buktikan dalam kegitan pensi sekolah itu kita
yang bisa mengisi dengan kegiatan dan bakat bakat dari siswa, tentunya dana
yang di keluarkan akan lebih efesien dan pendanaan tersebut lebih murah. Penyelenggaraan
festival music,seni tari,seni rupa,seni
sastra atau bisa memadukan antaranya untuk menjadi sebuah pertunjukan yang
megah namun tetap bersahaja,bagi saya pensi yang benar benar menggiring mental
siswa sebagai pelaku pecipta karya,bukan sebagai kuli semata. Selanjutnya, untuk memperkuat dan membuat
sekolah lebih baju,dan bakat bakat siswa lebih baerkembang,sekolah juga harus
membutuhkan pengajar ekskul tersebut dan fasilitas fasilatas harus di sediakan
lengkap supaya agar siswa lebih mudah dalam pembelajaran tersebut. Dan agar
karakter karakter yang di miliki siswa lebih menonjol dan mengembangkan
karakter di setiap sekolahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar