Kamis, 28 Desember 2017

Hafalan Sholat Delisa



Hafalan Shalat Delisa
                 Film ini menceritakan seorang anak perempuan berumur enam  tahun yang bernama Delisa. Delisa adalah seorang anak yang lugu,polos dan suka bertanya. Ia anak bungsu dari empat bersaudara dalam keluarganya. Delisa tinggal bersama umminya yang bernama Salamah dan kakak-kakanya bernama Cut Fatimah,Cut Zahra,Cut Aisyah. Mereka tinggal di Aceh.  Ayahnya yang biasanya di panggil Abi yang bernama Usman, beliau bekerja dikapal tanker dan baru pulang setiap 3 bulan sekali. Film ini juga menggambarkan keluarga yang harmonis dan kental, terutama ummi Delisa adalah seorang ibu yang berhasil membimbing anak-anaknuya untuk menjadi anak yang sholehah.
              Delisa adalah anak terakhir dari keluarga Abi Usman dengan Ummi Salamah, ia dengan kakak-kakaknya memeliki sifat yang berbeda yaitu Fatimah suka membaca bacaan sastra, Zahra pendiam sedangkan Aisyah sebaliknya, mereka memang kembar tetapi sifatnya bagaikan bumi dan langit. Bahkan Aisyah suka sekali mengganggu Delisa. Kehidupan mereka memang sangat sederhana tetapi mereka hidup bahagia, mereka juga selalu taat beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dan kebiasaan Aisyah dan Fatimah adalah kakak yang sering membangunkan Delisa setiap menjelang sholat shubuh, mereka selalu membaca bacaan sholat dengan keras karena Delisa belum hafal dengan bacaan sholat tersebut.
              Selama ini Delisa memang sudah menghafal bacaan sholatnya, tetapi ia masih sering lupa dan membolak baliknya. Suatu ketika akan menjalani tes disekolah, ia bersungguh-sungguh untuk menghafal bacaan sholat. Jika Delisa berhasil menghafal bacaan tersebut, maka ummi akan membelikan kalung, sedangkan abi berjanji akan memberikan sepeda untuknya. Disaat Delisa akan menjalani praktiknya, tsunami itu tiba-tiba datang dan  menyapu seluruh kota aceh. Ummi menghilang entah kemana, Delisa terpental jauh diatas bukit bebatuan, dan ketiga kakak-kakaknya ditemukan sudah tidak bernyawa. Delisapun ditemukan hampir 1 minggu setelah bencana itu datang, delisa sangat tegar menghadapi semua cobaan karena melihat kakinya hanya tinggal satu. Selepas delisa dirawat dirumah sakit, akhirnya abi datang setelah sekian lama mencari delisa. Untung saja delisa dipertemukan dengan orang yang merawatnya yaitu suster shopi juga prajurit smith. Setelah kejadian itu delisa hidup bnersama abi tanpa seorang ummi dan ketiga kakak-kakanya. Abi memutuskan berhenti bekerja di kapal tangker demi merawat Delisa.
                 Dari beberapa ulasan yang saya tuliskan, dari film ini menurut saya banyak hal pelajaran buat kita tentang arti ketegaran dan kesabaran yang luar biasa dalam menjalani kehidupan. Mampu dan iklas menerima ssemua cobaan, delisa tegar karena ia tidak ingin menunjukan kesedihannya kepada orang lain, ia tidak ingin meneteskan air matanya didepan Abi nya. Ia gadis yang baik hati,ramah,lucu dan banyak bertanya, bahkan banyak orang-orang yang menyayanginya seperti koh Achan. Dan mungkin bagi kita yang masih sempurna, seharusnya kita haru lebih bersyukur atas nikmat dan karunianya. Bahkan masih banyak juga orang-orang yang kuranng sempurna dan banyak kekurangannya, tetapi saya yakin mereka oran-orang yang kuat, tabah dan sabar menjalani hidupnya. Mereka orang yang hebat karena bisa menjadi manusia tidak menuntut terhadap apa yang mereka jalani saat ini, karena mereka yakin dibalik kekurangan mereka pasti ada kelebihan yang mereka punya, bahkan kelebihan itu tidak semua orang bisa memilikinya. Pastiya allah tidak akan memberikan cobaan melebihi batas kemampuan kita. Mungkin dari film ini juga saya ataupun orang-orang yang melihat film ini akan terharu, bahkan mungkin sampai meneteskan air matanya. Tetapi saya sendiri bangga dengan pembuatan film yang sebagus ini, karena selain banyak mengandung pesan moral tentang arti kehidupan, juga bisa membuat hati seseorang tersentuh saat menonton film ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar