Hafalan Shalat Delisa
Film ini
menceritakan seorang anak perempuan berumur enam tahun yang bernama Delisa.
Delisa adalah seorang anak yang lugu,polos dan suka bertanya. Ia anak bungsu
dari empat bersaudara dalam keluarganya. Delisa tinggal bersama umminya yang
bernama Salamah dan kakak-kakanya bernama Cut Fatimah,Cut Zahra,Cut Aisyah.
Mereka tinggal di Aceh. Ayahnya yang biasanya di panggil Abi yang bernama Usman, beliau
bekerja dikapal tanker dan baru pulang setiap 3 bulan sekali. Film ini juga
menggambarkan keluarga yang harmonis dan kental, terutama ummi Delisa adalah
seorang ibu yang berhasil membimbing anak-anaknuya untuk menjadi anak yang
sholehah.
Delisa adalah
anak terakhir dari keluarga Abi Usman dengan Ummi Salamah, ia dengan
kakak-kakaknya memeliki sifat yang berbeda yaitu Fatimah suka membaca bacaan
sastra, Zahra pendiam sedangkan Aisyah sebaliknya, mereka memang kembar tetapi
sifatnya bagaikan bumi dan langit. Bahkan Aisyah suka sekali mengganggu Delisa.
Kehidupan mereka memang sangat sederhana tetapi mereka hidup bahagia, mereka
juga selalu taat beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dan kebiasaan Aisyah dan
Fatimah adalah kakak yang sering
membangunkan Delisa setiap menjelang sholat shubuh, mereka selalu membaca
bacaan sholat dengan keras karena Delisa belum hafal dengan bacaan sholat
tersebut.
Selama ini
Delisa memang sudah menghafal bacaan sholatnya, tetapi ia masih sering lupa dan
membolak baliknya. Suatu ketika
akan menjalani tes disekolah, ia bersungguh-sungguh untuk menghafal bacaan
sholat. Jika Delisa berhasil menghafal bacaan tersebut, maka ummi akan membelikan kalung, sedangkan abi berjanji akan memberikan
sepeda untuknya. Disaat Delisa akan menjalani praktiknya, tsunami itu tiba-tiba
datang dan menyapu seluruh kota aceh.
Ummi menghilang entah kemana, Delisa terpental jauh diatas bukit bebatuan, dan
ketiga kakak-kakaknya ditemukan sudah tidak bernyawa. Delisapun ditemukan hampir
1 minggu setelah bencana itu datang, delisa
sangat tegar menghadapi semua cobaan karena melihat kakinya hanya tinggal satu.
Selepas delisa dirawat dirumah sakit, akhirnya abi datang setelah sekian lama
mencari delisa. Untung saja delisa dipertemukan dengan orang yang merawatnya
yaitu suster shopi juga prajurit smith. Setelah kejadian itu delisa hidup
bnersama abi tanpa seorang ummi
dan ketiga kakak-kakanya. Abi
memutuskan berhenti bekerja di kapal tangker demi merawat Delisa.
Dari
beberapa ulasan yang saya tuliskan, dari film ini menurut saya banyak hal
pelajaran buat kita tentang arti ketegaran
dan kesabaran yang luar biasa dalam menjalani kehidupan. Mampu dan iklas
menerima ssemua cobaan, delisa
tegar karena ia tidak ingin
menunjukan kesedihannya kepada orang lain, ia tidak ingin meneteskan air matanya didepan Abi nya. Ia gadis
yang baik hati,ramah,lucu dan banyak bertanya, bahkan
banyak orang-orang yang menyayanginya seperti koh Achan. Dan mungkin bagi kita
yang masih sempurna, seharusnya kita
haru lebih bersyukur atas nikmat dan karunianya. Bahkan masih banyak juga
orang-orang yang kuranng sempurna dan banyak kekurangannya, tetapi saya
yakin mereka oran-orang yang kuat,
tabah dan sabar menjalani hidupnya. Mereka orang yang hebat karena bisa menjadi
manusia tidak menuntut terhadap apa yang mereka jalani saat ini, karena mereka
yakin dibalik kekurangan mereka pasti ada kelebihan yang mereka punya, bahkan
kelebihan itu tidak semua orang bisa memilikinya. Pastiya allah tidak akan memberikan cobaan
melebihi batas kemampuan kita. Mungkin dari film ini juga saya ataupun orang-orang yang melihat
film ini akan terharu, bahkan mungkin
sampai meneteskan air matanya. Tetapi saya sendiri bangga dengan pembuatan film
yang sebagus ini, karena selain banyak mengandung pesan moral tentang arti
kehidupan, juga bisa membuat hati seseorang tersentuh saat menonton film ini.